Sinyal 5G XL, Axis, dan Smartfren Kini Setara, Target 101 Kota
OlehRedaksi Pricio

Pindah dari XL ke Axis karena paketnya lebih murah, lalu khawatir sinyal ikut turun? Kekhawatiran itu kini tidak berlaku. Sejak jaringan XL dan Smartfren disatukan, ketiga merek di bawah XLSmart, yakni XL, Axis, dan Smartfren, berbagi infrastruktur yang sama.
Satu jaringan untuk tiga merek
Perusahaan memakai teknologi Multi Operator Core Network (MOCN). Lewat skema ini, satu menara melayani semua merek, bukan hanya pemilik asli menara tersebut. Senior Vice President Product and GTM Smartfren, Astiyanto Tri Muktiwibowo, menyatakan hal itu di Jakarta pada 4 November 2026.
"Di mana ada sinyal XLSmart, itu melayani sama di tiga brand, yaitu XL, Smartfren, dan Axis," ujarnya.
Artinya, kalau di lokasi kamu ada sinyal 5G XL, pelanggan Axis dan Smartfren juga bisa memakainya. Yang berbeda di antara ketiga merek adalah pilihan paket, harga, bonus, dan layanan pelanggan, bukan kualitas jaringan.
Target 101 kota sampai akhir 2026
XLSmart menaikkan target cakupan 5G dari 88 kota menjadi 101 kota dan kabupaten hingga akhir 2026. Per pertengahan Oktober 2026, jaringan 5G-nya sudah hadir di lebih dari 70 kota. Cakupan 88 kota sebelumnya disebut setara dengan sekitar 50 persen populasi Indonesia.
Penambahan kota tidak dilakukan sembarangan. Ada syarat yang dipakai: minimal 20 persen pelanggan di kota itu sudah memakai perangkat yang mendukung 5G. Jadi perluasan menyusul kesiapan HP di wilayah tersebut, bukan sekadar mengejar peta.
Spektrum 90 MHz dan belanja modal Rp20 triliun
Untuk 5G, XLSmart mengalokasikan 90 MHz spektrum: 40 MHz di pita 2,3 GHz dan 50 MHz di pita 2,6 GHz. Selain itu, perusahaan memenangkan 30 MHz (2x15 MHz) di pita 700 MHz lewat lelang Komdigi pada Juli 2026. Pita 700 MHz dipakai untuk memperkuat 4G, bukan untuk 5G.
Belanja modal 2026 dinaikkan dari Rp15 triliun menjadi Rp20 triliun. Dana itu antara lain untuk mengoperasikan lebih dari 265.000 BTS, memperluas layanan 5G, dan memanfaatkan spektrum baru di 700 MHz serta 2,6 GHz.
Pada semester pertama 2026, layanan 5G XLSmart tercatat di lebih dari 50 kota dengan sekitar 15.000 BTS 5G dan cakupan 23 persen populasi nasional.
Bukan cuma soal luas cakupan
Di semester pertama 2026, jaringan XLSmart yang dipakai pelanggan lewat layanan XL meraih empat penghargaan dari pengujian Speedtest Intelligence milik Ookla: Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience di Indonesia.
Penghargaan itu bukan jaminan bahwa di rumahmu sinyalnya langsung penuh. Kualitas tetap bergantung pada jarak ke menara, bahan bangunan, dan kepadatan pengguna di jam sibuk. Tapi untuk pelanggan yang selama ini ragu berpindah merek karena takut jaringan berbeda, hasil pengujian ini menunjukkan infrastruktur yang dipakai sama.
Baca Juga
Merger XL dan Smartfren, Apa Artinya untuk Pelanggan
Yang perlu kamu lakukan
Pertama, pastikan HP-mu mendukung 5G di pita yang dipakai operator, yaitu 2,3 GHz dan 2,6 GHz. Banyak HP 5G kelas menengah sudah mendukung keduanya, tetapi ada juga model yang hanya mendukung sebagian pita.
Kedua, cek cakupan di kotamu lewat aplikasi operator atau peta cakupan di situs resmi. Kalau kotamu belum masuk daftar 101 kota, pelanggan ketiga merek tetap terhubung ke jaringan 4G yang sama, jadi kualitas dasarnya tidak berbeda.
Ketiga, bandingkan paket, bukan sekadar nama merek. Karena jaringannya sama, keputusan paling masuk akal adalah memilih paket dengan harga per GB paling rendah dan kuota yang sesuai pemakaianmu.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya

