iQOO Z11S Resmi: Baterai 10.000 mAh, Harga Mulai Rp4,78 Juta
OlehRedaksi Pricio

Overview
- ❯iQOO Z11S hadir dengan baterai 10.000 mAh, rekor baru untuk ponsel iQOO
- ❯Sumber daya: baterai semi-solid state 10.000 mAh
- ❯Layar 144Hz dengan kecerahan 2.000 nits
- ❯Ketahanan fisik: sertifikasi IP68 dan IP69
- ❯Dapur pacu: Dimensity 7500, skor AnTuTu 1,3 juta
- ❯Kamera dibuat sederhana
- ❯Sistem dan fitur lain
- ❯Harga promo: mulai 1.799 yuan, tapi belum tentu masuk Indonesia
iQOO Z11S hadir dengan baterai 10.000 mAh, rekor baru untuk ponsel iQOO
iQOO memperkenalkan seri Z11S untuk pasar China bersamaan dengan peluncuran Neo 11 Ultra. Berbeda dari Neo 11 Ultra yang mengejar performa gaming, Z11S dirancang untuk daya tahan baterai dan ketangguhan fisik. Ini adalah ponsel iQOO pertama dengan kapasitas baterai 10.000 mAh.
Sumber daya: baterai semi-solid state 10.000 mAh
Baterainya merupakan hasil kerja sama dengan CATL dan memakai teknologi semi-solid state generasi kedua. iQOO menyebut kombinasi Magic Cube Packaging membuat bodi tetap ramping di 8,59 mm dengan bobot 225 gram. Fast charging-nya 44W via kabel.
Kapasitas ini otomatis mengungguli baterai 9.100 mAh milik Neo 11 Ultra. Angka 10.000 mAh memang terdengar besar. Belum ada data independen yang memverifikasi klaim daya tahan riilnya.
Layar 144Hz dengan kecerahan 2.000 nits
Di depan, Z11S memakai layar AMOLED 6,83 inci resolusi 1,5K (2.800 x 1.260 piksel) dengan refresh rate 144Hz. Kecerahan puncak diklaim mencapai 2.000 nits. Ada pula 2160Hz PWM dimming, DC dimming, dan sertifikasi SGS untuk perlindungan cahaya biru dan bebas kedipan.
Ketahanan fisik: sertifikasi IP68 dan IP69
iQOO merancang Z11S agar tahan banting untuk penggunaan luar ruangan. Perangkat ini mengantongi sertifikasi ganda IP68 dan IP69 — proteksi terhadap debu serta semburan air bertekanan tinggi. Ini jarang ditemukan di ponsel kelas menengah.
Baca Juga
iQOO 15 Apex Edition Resmi di India, Harga & Spesifikasi
Dapur pacu: Dimensity 7500, skor AnTuTu 1,3 juta
Chipsetnya memakai MediaTek Dimensity 7500 berbasis fabrikasi 4nm dengan GPU Mali-G615 MC2. iQOO mengklaim skor AnTuTu menembus 1,3 juta poin. RAM-nya LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Kombinasi ini tersedia dalam empat varian: 8/128 GB, 8/256 GB, 12/256 GB, dan 12/512 GB.
Kamera dibuat sederhana
Karena fokus pada baterai dan ketahanan fisik, kamera belakang hanya mengandalkan sensor tunggal 50 MP (f/1.8). Kamera depannya 8 MP dengan dukungan fokus otomatis. Ini bukan ponsel untuk fotografi kelas atas.
Sistem dan fitur lain
Z11S berjalan di Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Ada sensor sidik jari optik di bawah layar dan dual stereo speaker. Semua fitur itu, sekali lagi, menegaskan posisi Z11S sebagai ponsel petualang, bukan ponsel gaming.
Harga promo: mulai 1.799 yuan, tapi belum tentu masuk Indonesia
Harga peluncuran Z11S di China dimulai dari 1.799 yuan (sekitar Rp4,78 juta) untuk varian 8/128 GB. Varian 8/256 GB dibanderol 1.999 yuan (Rp5,31 juta), 12/256 GB seharga 2.299 yuan (Rp6,10 juta), dan tertinggi 12/512 GB di angka 2.699 yuan (Rp7,17 juta). Nominal rupiah itu hasil konversi kasar, belum termasuk bea masuk atau pajak daerah.
Hingga kini, iQOO belum memberi keterangan resmi soal perilisan Z11S di luar China. Pasar Indonesia masih menunggu. Dengan harga segitu, Z11S jelas menyasar pengguna yang butuh ponsel tahan banting dengan baterai jumbo — bukan mereka yang mengejar performa kamera atau gaming.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya


