iQOO Neo 11 Ultra Resmi: Dimensity 9500M dan Baterai 9.100 mAh
OlehRedaksi Pricio

iQOO Neo 11 Ultra resmi meluncur untuk pasar China.
Ponsel ini membawa dua keunggulan utama: chipset MediaTek Dimensity 9500M yang baru pertama kali dipakai di dunia, dan baterai 9.100 mAh yang menjadi yang terbesar di lini Neo.
Targetnya jelas — pengguna yang prioritas utamanya gaming dan daya tahan baterai.
Dapur pacu: debut chipset baru dengan GPU yang disesuaikan
Dimensity 9500M adalah varian turunan dari Dimensity 9500 reguler. Bedanya ada pada konfigurasi GPU.
Chip ini ditemani RAM LPDDR5X Ultra 12 GB dan penyimpanan UFS 4.1 256 GB untuk varian dasar. Varian tertinggi menawarkan RAM 16 GB dan memori internal 512 GB.
iQOO juga menyematkan chip gaming internal Q2 yang diklaim mampu melakukan upscaling visual game hingga resolusi 2K.
Untuk menjaga suhu saat sesi gaming panjang, ada sistem pendingin vapor chamber 8K Ice Dome.
Belum ada data independen yang memverifikasi klaim performa pendingin dan chipset ini.
Baterai jumbo, bodi tetap ramping
Layar yang digunakan berukuran 6,83 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate 144Hz.
Kecerahan puncak diklaim mencapai 4.500 nits di area tertentu, dengan touch sampling rate 500Hz untuk respons sentuh yang lebih presisi.
Baterai 9.100 mAh menjadi sorotan utama. Dukungan pengisian cepat 100W turut disematkan.
Baca Juga
iQoo 15T Resmi: Dimensity 9500 Monster Edition, Baterai 8.000 mAh
iQOO mengklaim baterai ini sanggup bertahan 13,7 jam untuk gaming intensif atau sekitar 23 jam pemutaran video.
Menariknya, ketebalan bodi tetap di angka 9,13 mm. Angka itu proporsional mengingat kapasitas baterainya jauh di atas rata-rata ponsel sekelas.
Kamera: kompromi yang cukup jelas
Sektor kamera bukan fokus utama di sini.
Neo 11 Ultra hanya punya kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 8 MP, dan kamera selfie 16 MP. Tidak ada lensa telefoto khusus.
Material dan ketahanan
Ponsel ini menggunakan rangka aluminium, sertifikasi IP68 dan IP69, sensor sidik jari ultrasonik, serta sistem operasi OriginOS 6.
Ada tiga pilihan warna: Wind Chaser, Black, dan White.
Harga: mulai 3.399 yuan
Varian dasar 12/256 GB dibanderol 3.399 yuan atau sekitar Rp9,02 juta. Varian tertinggi 16/512 GB dipatok 4.399 yuan atau sekitar Rp11,68 juta.
Estimasi konversi rupiah itu belum termasuk pajak dan biaya distribusi lokal.
Soal potensi peluncuran global, iQOO belum memberi indikasi resmi.
Tidak ada kabar kapan — atau apakah — ponsel ini akan dibawa ke Indonesia.
Kehadiran baterai 9.100 mAh memang jadi pembeda. Tapi tanpa kabar distribusi resmi, ponsel ini untuk saat ini hanya relevan di pasar China.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya


