Galaxy Watch6 Classic (Bluetooth, 47mm)
Kelebihan
- Memiliki sertifikasi eSIM tanpa keterangan bergantung pada pasar atau varian tertentu, sedangkan pada Xiaomi Watch 5 eSIM hanya untuk model cellular dan bergantung market/region.
- Dukungan Wi-Fi mencakup 2.4 GHz dan 5 GHz, sementara Xiaomi Watch 5 tercatat hanya 2.4 GHz.
- Bluetooth 5.3 dengan A2DP dan LE; pembanding memakai Bluetooth 5.4, sehingga versi ini lebih rendah, tetapi tetap tercantum lengkap untuk konektivitas nirkabel.
- Bodi lebih tipis, 10.9 mm dibandingkan 12.3 mm pada Xiaomi Watch 5, sehingga profilnya lebih ramping secara dimensi.
- Sudah dilengkapi sensor ECG, bioelectrical impedance analysis, skin temperature, dan Hall sensor yang tidak dicantumkan pada daftar sensor Xiaomi Watch 5.
- Tercatat mendukung pengisian daya nirkabel 10 W, sedangkan nilai battery_charging_wireless Xiaomi Watch 5 tidak dicantumkan.
Kekurangan
- Harga tercatat IDR 5.999.000, lebih tinggi dibandingkan Xiaomi Watch 5 yang tercatat IDR 3.999.000.
- Kapasitas baterai 425 mAh, lebih kecil dibandingkan 930 mAh pada Xiaomi Watch 5.
- Layar 1.5 inci, sedikit lebih kecil dibandingkan 1.54 inci pada Xiaomi Watch 5.
- Bobot 59 g, lebih berat dibandingkan 56 g pada Xiaomi Watch 5.
- Chipset Exynos W930 (5 nm) dengan CPU dual-core 1.4 GHz dan RAM 2 GB; Xiaomi Watch 5 memakai Snapdragon W5 Gen 1 dengan CPU quad-core hingga 1.7 GHz dan RAM 2 GB, sehingga konfigurasi CPU target lebih rendah dari sisi jumlah core dan clock tercatat.











