Ringkasan kelebihan dan kekurangan masing-masing produk dalam perbandingan ini.
Xiaomi Buds 6 Pro
Kelebihan
Mendukung codec LDAC selain SBC dan AAC, sedangkan Advan TWS V1 tercantum hanya mendukung SBC dan AAC.
Tercantum fitur multipoint, sedangkan Advan TWS V1 tercantum tidak memiliki fitur multipoint.
Tercantum deteksi telinga (ear detection), sedangkan Advan TWS V1 tercantum tidak memiliki fitur tersebut.
Active Noise Cancellation tercantum hingga 55dB, sedangkan Advan TWS V1 hanya tercantum Active Noise Cancellation tanpa angka dB.
Pemutaran tercantum hingga 9,5 jam dengan ANC mati dan hingga 36 jam dengan charging case, sedangkan Advan TWS V1 tercantum hingga 5 jam tanpa keterangan kondisi pengujian.
Kekurangan
Harganya Rp949.000, lebih tinggi dibandingkan Advan TWS V1 yang Rp169.000.
Angka pemutaran hingga 9,5 jam hanya tercantum untuk kondisi ANC mati, sementara durasi dengan ANC aktif tidak tercantum dalam data.
Advan TWS V1
Kelebihan
Harga tercantum IDR 169000, lebih rendah dibanding Xiaomi Buds 6 Pro yang tercantum IDR 949000.
Menggunakan Bluetooth 6.0, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro tercantum Bluetooth 5.3.
Kekurangan
Fitur multipoint tercantum false, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro tercantum mendukung multipoint.
Fitur ear detection tercantum false, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro tercantum mendukung ear detection.
Codec audio yang tercantum hanya SBC dan AAC tanpa LDAC, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro juga mencantumkan LDAC.
Jumlah mikrofon tercantum 2, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro tercantum 3 mikrofon.
Waktu pemutaran tercantum up to 5 hours, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro tercantum up to 9.5 hours dengan ANC off.
Up to 9.5 hours with ANC off, up to 36 hours with charging case
Up to 5 hours
Fast Charging
1
—
Charging Case
Case Battery Capacity
480
400
Charging Port
USB Type-C
USB Type-C
Wireless Charging
0.0
—
Features
Water Resistance
IP54
IPX4
Mic Count
3
2
Pertanyaan Umum (FAQ) Xiaomi Buds 6 Pro vs Advan TWS V1
Q:Mana yang lebih lengkap fiturnya antara Xiaomi Buds 6 Pro dan Advan TWS V1?
Xiaomi Buds 6 Pro memiliki fitur yang lebih banyak tercantum, seperti Active Noise Cancellation (up to 55dB), Transparency Mode, Multipoint Yes, Ear Detection Yes, dan codec LDAC. Advan TWS V1 memiliki Bluetooth Version 6.0, sedangkan Xiaomi Buds 6 Pro memiliki Bluetooth Version 5.3, tetapi Advan TWS V1 tidak memiliki Multipoint dan Ear Detection.
Q:Berapa harga Xiaomi Buds 6 Pro dibandingkan Advan TWS V1?
Xiaomi Buds 6 Pro dijual dengan harga IDR 949.000, sedangkan Advan TWS V1 dijual dengan harga IDR 169.000. Pada harga tersebut, Xiaomi Buds 6 Pro menyertakan Multipoint, Ear Detection, dan codec LDAC yang tidak tercantum pada Advan TWS V1.
Q:Apa perbedaan konektivitas dan codec antara Xiaomi Buds 6 Pro dan Advan TWS V1?
Xiaomi Buds 6 Pro mendukung codec SBC, AAC, dan LDAC dengan Bluetooth Version 5.3, sedangkan Advan TWS V1 mendukung codec SBC dan AAC dengan Bluetooth Version 6.0. Keduanya tidak memiliki NFC.
Q:Bagaimana perbedaan driver dan kemampuan peredam bising antara Xiaomi Buds 6 Pro dan Advan TWS V1?
Xiaomi Buds 6 Pro menggunakan Coaxial triple drivers (11mm dynamic driver with titanium diaphragm + dual 6.7mm piezoelectric ceramic tweeters) dengan Frequency Response 20 Hz - 20 kHz dan Active Noise Cancellation (up to 55dB). Advan TWS V1 menggunakan Dynamic driver 13mm dengan Active Noise Cancellation, sementara Frequency Response dan Transparency Mode-nya tidak disebutkan.
Q:Berapa daya tahan baterai Xiaomi Buds 6 Pro dibandingkan Advan TWS V1?
Xiaomi Buds 6 Pro memiliki Earbud Battery Capacity 54 dan Case Battery Capacity 480 dengan Playback Time up to 9.5 hours with ANC off, up to 36 hours with charging case. Advan TWS V1 memiliki Earbud Battery Capacity 30, Case Battery Capacity 400, dan Playback Time up to 5 hours, dengan Fast Charging yang tidak disebutkan.
Q:Untuk siapa Xiaomi Buds 6 Pro dan Advan TWS V1 cocok dipilih?
Xiaomi Buds 6 Pro cocok untuk pengguna yang membutuhkan Active Noise Cancellation (up to 55dB), Transparency Mode, Multipoint, dan codec LDAC. Advan TWS V1 dengan harga IDR 169.000 cocok untuk pengguna yang tidak membutuhkan Multipoint maupun Ear Detection.