Pricio

UGREEN Studio Pro vs JETE HB8

UGREEN Studio Pro

UGREEN Studio Pro

Rp 1.490.000

VS
JETE HB8

JETE HB8

Rp 109.900

Kelebihan & Kekurangan

Ringkasan kelebihan dan kekurangan masing-masing produk dalam perbandingan ini.

UGREEN Studio Pro

Kelebihan

  • Menggunakan desain Wireless dengan Bluetooth versi 6.0, sedangkan pembanding tercatat sebagai Wired tanpa versi Bluetooth yang dicantumkan.
  • Bobot tercatat 330 berbanding 1000 pada pembanding sehingga lebih ringan.
  • Dilengkapi Active Noise Cancellation, sedangkan pembanding menggunakan Passive Noise Cancellation.
  • Mencantumkan rentang frekuensi 20 Hz - 40 kHz, sedangkan pembanding mencantumkan 20Hz-20KHz.
  • Menggunakan konfigurasi driver 40 mm + 12 mm, sedangkan pembanding menggunakan 40mm.

Kekurangan

  • Dijual dengan harga 1490000.00 IDR, lebih mahal dibandingkan pembanding yang berharga 109900.00 IDR.
  • Kontrol musik hanya mencantumkan Volume Control, sedangkan pembanding mencantumkan Play, Pause, Volume Control.

JETE HB8

Kelebihan

  • JETE HB8 dibanderol Rp109.900, jauh lebih murah dibanding UGREEN Studio Pro yang seharga Rp1.490.000.
  • JETE HB8 sudah dilengkapi mikrofon untuk panggilan, sama seperti UGREEN Studio Pro.
  • JETE HB8 menyediakan kontrol volume dan pemutaran musik, sedangkan UGREEN Studio Pro pada data yang tersedia hanya mencantumkan kontrol volume.
  • JETE HB8 memakai driver dinamis 40mm, memberi ukuran driver utama yang sama dengan driver 40mm pada UGREEN Studio Pro.
  • Desain over ear dan closed back pada JETE HB8 sama seperti UGREEN Studio Pro, sehingga bentuk pemakaiannya sejenis.

Kekurangan

  • JETE HB8 memiliki bobot 1000 gram, jauh lebih berat dibanding UGREEN Studio Pro yang 330 gram.
  • JETE HB8 adalah perangkat wired, sedangkan UGREEN Studio Pro sudah wireless dengan Bluetooth versi 6.0.
  • JETE HB8 memakai passive noise cancellation, sementara UGREEN Studio Pro menyediakan active noise cancellation.
  • JETE HB8 tidak mencantumkan kodek audio, sedangkan UGREEN Studio Pro mendukung AAC, SBC, dan LDAC.
  • JETE HB8 tidak mencantumkan kapasitas baterai, jenis baterai, maupun waktu pemutaran, sedangkan UGREEN Studio Pro memiliki baterai 820 mAh dengan pemutaran hingga 120 jam (ANC Off) dan 80 jam (ANC On).
  • JETE HB8 tidak mencantumkan dimensi bodi maupun desain lipat, sedangkan UGREEN Studio Pro memiliki dimensi 203 x 168 x 87 mm dan desain foldable.
Launch
Launch Month
September
—
Launch Year
2025
—
Date Release
2025-09-01
—
Body
Body Dimensions
203 x 168 x 87 mm
—
Body Weight
330
1,000
Foldable Design
Yes
—
Design
Type
Wireless
Wired
Design
Over Ear
Over Ear
Open or Closed Back
Closed Back
Closed Back
Audio
Driver Size
40 mm + 12 mm
40mm
Frequency Response
20 Hz - 40 kHz
20Hz-20KHz
Driver Type
Dynamic Driver
Dynamic Driver
Codec
AAC, SBC, LDAC
—
Noise Cancellation
Active Noise Cancellation
Passive Noise Cancellation
Connectivity
Bluetooth
Bluetooth
—
Bluetooth Version
6.0
—
Battery
Battery type
Polymer Lithium-ion
—
Battery capacity
820
—
Playback Time
120 Hours (ANC Off), 80 Hours (ANC On)
—
Charging Type
USB Type-C
—
Features
Call Control
Answer & End
Answer & End
Music Control
Volume Control
Play, Pause, Volume Control
Microphone
Microphone
Yes
Yes
Section icon

Pertanyaan Umum (FAQ) UGREEN Studio Pro vs JETE HB8

Q:Bagus mana antara JETE HB8 dan UGREEN Studio Pro secara keseluruhan?

Secara keseluruhan, UGREEN Studio Pro unggul karena menawarkan konektivitas wireless dengan Bluetooth 6.0, Active Noise Cancellation, dual driver 40 mm + 12 mm, codec LDAC, serta daya tahan baterai hingga 120 jam. Sementara JETE HB8 adalah headphone wired sederhana dengan driver 40mm dan Passive Noise Cancellation, cocok untuk kebutuhan dasar tanpa fitur canggih.

Q:Harga JETE HB8 dan UGREEN Studio Pro beda jauh, apakah sepadan?

JETE HB8 dibanderol IDR 109.900 sedangkan UGREEN Studio Pro seharga IDR 1.490.000, jadi selisihnya sangat signifikan. Dengan harga yang jauh lebih tinggi, UGREEN Studio Pro menawarkan fitur wireless, ANC, Bluetooth 6.0, codec LDAC, desain foldable, dan baterai 820 mAh dengan playback hingga 120 jam. JETE HB8 tetap menjadi pilihan ekonomis jika kamu hanya butuh headphone wired dasar dengan mikrofon.

Q:Dari segi kualitas suara dan driver, mana yang lebih unggul antara JETE HB8 dan UGREEN Studio Pro?

UGREEN Studio Pro menggunakan konfigurasi dual driver 40 mm + 12 mm dengan frequency response 20 Hz - 40 kHz dan dukungan codec AAC, SBC, serta LDAC, sehingga potensi kualitas audionya lebih luas. JETE HB8 memiliki driver tunggal 40mm dengan frequency response 20Hz-20KHz dan tidak memiliki dukungan codec karena merupakan headphone wired.

Q:Bagaimana perbandingan fitur noise cancellation di JETE HB8 dan UGREEN Studio Pro?

JETE HB8 hanya dilengkapi Passive Noise Cancellation yang mengandalkan bantalan fisik untuk meredam suara luar. UGREEN Studio Pro memiliki Active Noise Cancellation yang secara elektronik menekan kebisingan di sekitar, sehingga jauh lebih efektif dalam menghadirkan pengalaman mendengarkan yang tenang.

Q:Berapa lama baterai UGREEN Studio Pro bertahan, dan bagaimana dengan JETE HB8?

UGREEN Studio Pro memiliki baterai Polymer Lithium-ion berkapasitas 820 mAh dengan playback time hingga 120 Hours (ANC Off) atau 80 Hours (ANC On), dan pengisian daya via USB Type-C. JETE HB8 adalah headphone wired sehingga tidak memiliki baterai dan tidak memerlukan pengisian daya.

Q:JETE HB8 cocok untuk siapa dan UGREEN Studio Pro cocok untuk siapa?

JETE HB8 cocok untuk pengguna yang mencari headphone over ear wired murah dengan fitur dasar seperti mikrofon dan kontrol musik untuk keperluan sehari-hari. UGREEN Studio Pro lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan headphone wireless premium dengan ANC, codec hi-res seperti LDAC, desain foldable untuk portabilitas, dan daya tahan baterai sangat panjang untuk penggunaan intensif.