iPhone 17 Pro
Kelebihan
- Layar lebih besar berukuran 6,3 inci dengan panel LTPO Super Retina XDR OLED, resolusi 1206 x 2622 piksel, dan refresh rate 120Hz, dibandingkan layar IPS LCD 4,7 inci beresolusi 750 x 1334 piksel pada iPhone SE (3rd generation).
- Skor pengujian performa tercatat lebih tinggi dengan AnTuTu mencapai 2.217.848 dan Geekbench multi-core 9.647, melampaui iPhone SE (3rd generation) dengan skor AnTuTu 1.292.862 dan Geekbench multi-core 5.331.
- Kapasitas RAM lebih besar yaitu 12 GB dengan pilihan memori internal hingga 1 TB, dibandingkan RAM 4 GB dan penyimpanan maksimal 256 GB pada iPhone SE (3rd generation).
- Konfigurasi kamera lebih lengkap dengan tiga kamera belakang 48 MP serta kamera depan 18 MP, sedangkan iPhone SE (3rd generation) hanya memiliki satu kamera belakang 12 MP dan kamera depan 7 MP.
- Kapasitas baterai lebih besar di angka 3.988 mAh serta pengisian daya kabel 40W dan nirkabel 25W, lebih tinggi dibanding kapasitas 2.018 mAh dengan pengisian daya kabel 20W dan nirkabel 7W pada iPhone SE (3rd generation).
- Konektivitas kabel lebih modern berkat port USB Type-C 3.2 Gen 2 berkecepatan 10 Gbps serta sertifikasi ketahanan air IP68, dibandingkan port Lightning 2.0 dan sertifikasi IP67 pada iPhone SE (3rd generation).
Kekurangan
- Harga jauh lebih mahal, yakni Rp23.749.000 dibandingkan iPhone SE (3rd generation) yang berharga Rp8.249.000.
- Bodi lebih berat dengan bobot 199 gram dan ketebalan 8,75 mm, dibandingkan iPhone SE (3rd generation) yang berbobot 144 gram dan tebal 7,3 mm.
- Hanya mendukung Dual eSIM tanpa slot kartu SIM fisik, berbeda dengan iPhone SE (3rd generation) yang masih mendukung penggunaan kartu Nano-SIM.









