Axioo Pongo 775
Kelebihan
- Layar 16 inci dengan resolusi 2560 x 1600 dan refresh rate 180 Hz, lebih besar dan lebih tinggi dibanding layar 14 inci 1920 x 1080 60 Hz pada Axioo Z 10 Metal Gen 13.
- Memori 16 GB DDR5, dua kali lipat kapasitas 8 GB DDR4 pada pembanding dan menggunakan tipe generasi lebih baru.
- Penyimpanan 512 GB M.2 NVMe PCIe Gen 4x4 SSD, dua kali lipat kapasitas 256 GB NVMe SSD pembanding.
- Prosesor Intel Core i7-13620H 10 core, kelas H yang biasanya berorientasi performa lebih tinggi dibanding Core i5-1335U 10 core pada pembanding.
- Konektivitas lebih baru: Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3, dibanding Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.1 pada pembanding.
- Maksimum RAM 64 GB pada keduanya, tetapi basis DDR5 pada Pongo 775 menawarkan jalur memori yang lebih baru dibanding DDR4 pembanding.
Kekurangan
- Bobot 2350 gram, lebih berat dibanding 1600 gram pada Axioo Z 10 Metal Gen 13.
- Ketebalan 27 mm, lebih tebal dibanding 18.9 mm pada pembanding.
- Dimensi lebih besar (panjang 356.9 mm, lebar 259 mm) dibanding pembanding (323 mm x 221 mm), sehingga kurang ringkas untuk dibawa.
- Baterai 53 Wh, sedikit lebih kecil dibanding 55 Wh pada pembanding, meski durasi pemakaian tidak dapat disimpulkan hanya dari kapasitas.
- Hanya 1 port USB-C, sama seperti pembanding, tanpa tambahan port USB-C yang bisa menjadi nilai lebih.
- Tidak mencantumkan adapter_power, sehingga daya pengisian yang disertakan tidak dapat dibandingkan dengan 60 W pada pembanding.











