Axioo Pongo 775
Kelebihan
- Bobot Axioo Pongo 775 tercatat 2350 gram, lebih ringan dibanding Axioo Pongo Studio X 2025 yang 2250 gram.
- Axioo Pongo 775 memiliki tiga port USB-A dengan rincian 1x USB 2.0, 1x USB 3.2 Gen 1, dan 1x USB 3.2 Gen 2, lebih banyak dibanding dua port USB-A pada Axioo Pongo Studio X 2025.
- Layar Axioo Pongo 775 mendukung refresh rate 180 Hz pada panel IPS beresolusi 2560 x 1600, sehingga cocok untuk kebutuhan tampilan yang lebih halus dibanding 300 Hz milik pembanding.
- Axioo Pongo 775 dilengkapi Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, dan LAN RJ-45 Gigabit, memberikan konektivitas nirkabel dan kabel yang lengkap untuk gaming maupun produktivitas.
- Axioo Pongo 775 memakai Intel Core i7-13620H generasi ke-13 dengan 10 core, RAM DDR5 16 GB, dan SSD M.2 NVMe PCIe Gen 4x4 512 GB, cukup untuk menjalankan aplikasi berat sehari-hari.
Kekurangan
- Kapasitas baterai Axioo Pongo 775 hanya 53 Wh, lebih kecil dibanding 80 Wh pada Axioo Pongo Studio X 2025.
- Refresh rate layar Axioo Pongo 775 180 Hz, lebih rendah dibanding 300 Hz pada Axioo Pongo Studio X 2025.
- Axioo Pongo 775 membawa RAM 16 GB dan storage 512 GB, lebih rendah dibanding 32 GB dan 1000 GB pada Axioo Pongo Studio X 2025.
- Prosesor Axioo Pongo 775 adalah Intel Core i7-13620H dengan 10 core, sementara Axioo Pongo Studio X 2025 memakai Intel Core Ultra 9 275HX dengan 24 core.
- Konektivitas Axioo Pongo 775 masih Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, dan LAN Gigabit, sedangkan Axioo Pongo Studio X 2025 sudah Wi-Fi 7 BE1750, Bluetooth 5.4, dan LAN 2.5G.
- Axioo Pongo 775 tidak mencantumkan tingkat kecerahan layar, sedangkan Axioo Pongo Studio X 2025 tercatat 500 nits.











