Axioo Pongo 775
Kelebihan
- Layar Axioo Pongo 775 berukuran 16 inci dengan resolusi 2560 x 1600 dan refresh rate 180 Hz, lebih besar dan lebih tinggi dibandingkan MacBook Neo yang berukuran 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 dan refresh rate 60 Hz.
- Axioo Pongo 775 memiliki RAM 16 GB bertipe DDR5 dan kapasitas maksimum hingga 64 GB, sedangkan MacBook Neo memiliki 8 GB unified memory dengan kapasitas maksimum 8 GB.
- Axioo Pongo 775 dilengkapi SSD 512 GB bertipe M.2 NVMe PCIe Gen 4x4, lebih besar dibandingkan penyimpanan 256 GB pada MacBook Neo.
- Axioo Pongo 775 menyediakan RJ-45 Gigabit LAN dan HDMI 1.4b, sementara MacBook Neo tidak memiliki LAN port maupun HDMI menurut data spesifikasinya.
- Axioo Pongo 775 memiliki tiga port USB-A, sedangkan MacBook Neo tidak memiliki port USB-A.
- Axioo Pongo 775 memiliki masa garansi resmi 3 tahun, lebih panjang dibandingkan MacBook Neo yang bergaransi 1 tahun.
Kekurangan
- Bobot Axioo Pongo 775 mencapai 2350 gram dengan ketebalan 27 mm, lebih berat dan lebih tebal dibandingkan MacBook Neo yang berbobot 1230 gram dan setebal 12,7 mm.
- Axioo Pongo 775 memiliki kapasitas baterai 53 Wh, lebih kecil dibandingkan 37 Wh pada MacBook Neo, tetapi data durasi pemakaian baterai Axioo Pongo 775 tidak tersedia sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung.
- Axioo Pongo 775 tidak memiliki pembaca sidik jari, sedangkan MacBook Neo memiliki Touch ID pada model 512 GB.
- Axioo Pongo 775 tidak memiliki keyboard backlit, sedangkan MacBook Neo juga tidak memiliki backlit keyboard sehingga keduanya sama-sama tanpa fitur ini.











