Axioo Pongo 775
Kelebihan
- Layar Axioo Pongo 775 berukuran 16 inci dengan resolusi 2560 x 1600 dan refresh rate 180 Hz, lebih besar dan lebih tinggi refresh rate-nya dibanding MacBook Air 13-inch M3 yang berukuran 13 inci, resolusi 2560x1664, dan refresh rate 60 Hz.
- Axioo Pongo 775 memiliki RAM DDR5 16 GB dengan kapasitas maksimum 64 GB, sedangkan MacBook Air 13-inch M3 memiliki RAM LPDDR5 8 GB dengan kapasitas maksimum 24 GB.
- Axioo Pongo 775 dilengkapi port USB-A 3 buah, port LAN RJ-45 Gigabit, dan HDMI 1.4b, sementara MacBook Air 13-inch M3 tidak memiliki port USB-A, LAN, maupun HDMI.
- Axioo Pongo 775 menggunakan prosesor Intel Core i7-13620H 10 core generasi 13th Gen (Raptor Lake), sedangkan MacBook Air 13-inch M3 memakai chip Apple M3 8 core.
- Axioo Pongo 775 memiliki masa garansi resmi 3 tahun, lebih panjang dibanding MacBook Air 13-inch M3 yang bergaransi terbatas 1 tahun.
- Axioo Pongo 775 dilengkapi keyboard RGB backlit yang tidak dicantumkan pada MacBook Air 13-inch M3.
Kekurangan
- Bobot Axioo Pongo 775 adalah 2350 gram, jauh lebih berat dibanding MacBook Air 13-inch M3 yang hanya 1240 gram.
- Ketebalan Axioo Pongo 775 mencapai 27 mm, lebih tebal dibanding MacBook Air 13-inch M3 yang 11.3 mm.
- Kapasitas baterai Axioo Pongo 775 53 Wh, sedikit lebih kecil dibanding MacBook Air 13-inch M3 yang 52 Wh, dan durasi pemakaiannya tidak dicantumkan.
- MacBook Air 13-inch M3 memiliki perkiraan daya tahan baterai 18 jam dan adaptor 30 W, sedangkan nilai tersebut tidak tersedia untuk Axioo Pongo 775.
- Kecerahan layar Axioo Pongo 775 tidak dicantumkan, sementara MacBook Air 13-inch M3 memiliki kecerahan 500 nits.
- Axioo Pongo 775 berjalan dengan Windows 11, berbeda dari MacBook Air 13-inch M3 yang memakai macOS, sehingga ekosistem dan perangkat lunaknya tidak sama.











