7 Cara Membersihkan Smartwatch Bau dan Bikin Gatal
OlehRedaksi Pricio

Bau tidak sedap dan rasa gatal di pergelangan adalah keluhan paling umum pengguna smartwatch, terutama yang memakainya seharian penuh termasuk saat olahraga dan tidur. Kabar baiknya, dua masalah ini hampir selalu berasal dari kotoran yang menumpuk, bukan dari jamnya yang rusak.
Berikut tujuh cara membersihkan smartwatch yang bau dan bikin gatal sampai tuntas.
1. Kenali sumber baunya dulu
Bau smartwatch hampir selalu berasal dari tiga tempat: tali (strap), sela antara bodi dan strap, serta pin charger yang berkerak. Keringat, sel kulit mati, dan sisa sabun menumpuk di area tersebut lalu menjadi media tumbuh bakteri.
Lepas strap dari bodi jam sebelum membersihkan. Dengan strap terlepas, barulah terlihat kerak yang selama ini tersembunyi di sela sambungan. Bagian inilah yang paling sering terlewat dan menjadi sumber bau utama.

2. Cuci strap silikon dengan sabun lembut
Rendam strap silikon atau fluoroelastomer dalam air hangat yang dicampur sedikit sabun cuci piring lembut selama 10 sampai 15 menit. Gosok perlahan dengan sikat gigi berbulu halus, terutama di lubang-lubang strap dan lekukan yang menempel ke kulit.
Bilas sampai tidak ada sisa sabun, karena residu sabun yang tertinggal justru memicu iritasi. Keringkan dengan handuk bersih lalu angin-anginkan sampai benar-benar kering sebelum dipasang kembali.
3. Tangani strap kulit dan nilon secara khusus
Strap kulit tidak boleh direndam. Lap dengan kain lembap yang diberi sedikit sabun khusus kulit, lalu keringkan segera dan oleskan kondisioner kulit agar tidak retak. Strap kulit yang sudah berbau tajam dan berubah warna sebaiknya diganti karena bau sudah meresap ke serat.
Strap nilon atau kain bisa direndam dan disikat seperti silikon, tapi butuh waktu kering lebih lama. Jemur di tempat berangin, jangan di bawah matahari langsung agar warna tidak pudar dan lem perekat tidak lepas.
4. Bersihkan sela bodi, tombol, dan lubang speaker
Sela tombol crown, lubang mikrofon, dan grill speaker adalah tempat favorit debu menumpuk. Gunakan cotton bud kering untuk mengangkat debu, lalu sikat gigi kering untuk kerak yang menempel.
Untuk bodi jam, lap dengan kain microfiber yang dibasahi sedikit air. Hindari menyemprotkan air langsung ke lubang speaker atau mikrofon. Kalau jam mendukung, gunakan fitur eject air (getaran pengusir air) setelah dibersihkan agar sisa air keluar dari rongga speaker.
Baca Juga
Cara Mengatasi Speaker HP Kemasukan Air Tanpa ke Servis
5. Desinfeksi tanpa merusak lapisan jam
Untuk membunuh bakteri penyebab bau, gunakan tisu basah dengan kandungan alkohol 70 persen dan usapkan ke strap dan bodi, lalu segera lap kering. Jangan merendam jam dalam alkohol dan jangan memakai pemutih, karena keduanya merusak lapisan oleophobic layar dan seal tahan air.
Frekuensi yang disarankan: desinfeksi ringan seminggu sekali untuk pemakaian normal, dan setiap habis olahraga berat. Kalau kulit sedang iritasi, hentikan dulu pemakaian jam sampai kulit pulih.
6. Atasi gatal dengan mengatur pola pakai
Gatal di pergelangan sering bukan alergi, melainkan iritasi kontak akibat kelembapan yang terperangkap. Beri jeda pada kulit: lepas jam 30 sampai 60 menit setiap hari agar kulit bisa bernapas.
Pastikan ukuran strap pas, tidak terlalu kencang. Strap yang terlalu kencang memerangkap keringat dan menekan kulit terus-menerus. Saat tidur, kendurkan satu lubang atau pindahkan jam ke tangan sebelahnya. Kalau gatal disertai ruam yang tidak hilang dalam tiga hari, periksakan ke dokter kulit.

7. Cegah bau datang kembali
Pencegahan lebih mudah daripada membersihkan. Bilas jam dengan air bersih setiap habis berkeringat banyak, jangan menunggu sampai bau muncul. Simpan jam di tempat berventilasi, bukan di dalam tas tertutup yang lembap.
Siapkan dua strap yang dipakai bergantian. Strap cadangan memberi waktu strap utama kering sempurna, dan secara signifikan mengurangi penumpukan bakteri. Ganti strap yang sudah getas, berubah warna permanen, atau tetap bau walau sudah dicuci bersih.
Baca Juga
5 Smartwatch AMOLED Murah 2026, Mulai Rp200 Ribuan
Kesimpulan
Smartwatch bau dan bikin gatal hampir selalu soal kebersihan, bukan kerusakan. Cuci strap secara rutin, bersihkan sela bodi yang tersembunyi, desinfeksi seminggu sekali, dan beri jeda pada kulit setiap hari. Dengan rutinitas sederhana ini, jam tetap segar dipakai dan kulit pergelangan tetap sehat.
FAQ 7 Cara Membersihkan Smartwatch Bau dan Bikin Gatal
Kenapa smartwatch saya bau padahal baru dicuci?
Bau yang bertahan biasanya berasal dari sela bodi dan strap yang tidak ikut dibersihkan. Lepas strap dari bodi dan bersihkan bagian sambungannya, di sanalah kerak paling banyak menumpuk.
Apakah strap kulit boleh dicuci dengan air?
Tidak boleh direndam. Cukup lap dengan kain lembap dan sabun khusus kulit, lalu keringkan segera. Strap kulit yang sudah bau tajam sebaiknya diganti karena bau meresap ke serat.
Berapa sering smartwatch harus didesinfeksi?
Seminggu sekali untuk pemakaian normal, dan setiap habis olahraga berat. Gunakan tisu alkohol 70 persen lalu segera lap kering agar lapisan jam tidak rusak.
Gatal di pergelangan, apakah alergi smartwatch?
Seringkali bukan alergi melainkan iritasi akibat kelembapan terperangkap. Beri jeda 30 sampai 60 menit sehari tanpa jam dan kendurkan strap. Kalau ruam tidak hilang dalam tiga hari, periksa ke dokter.
Bagaimana mencegah bau datang kembali?
Bilas jam setiap habis berkeringat, simpan di tempat berventilasi, dan siapkan dua strap yang dipakai bergantian agar tiap strap kering sempurna sebelum dipakai lagi.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya

