Survei: Resolusi Kamera dan Video Jadi Penentu Beli HP di Indonesia
OlehRedaksi Pricio

Kamera masih menjadi fitur yang paling ditonjolkan produsen saat meluncurkan HP baru, terutama di kelas flagship. Namun fitur kamera seperti apa yang sebenarnya paling dipertimbangkan konsumen Indonesia sebelum membeli? Pertanyaan itu coba dijawab 91mobiles Indonesia lewat laporan riset bertajuk Smartphone Buyer Insights Survey 2026.
Survei yang diikuti lebih dari 2.000 responden pengguna smartphone dari berbagai wilayah Indonesia ini mengukur sejumlah preferensi, mulai dari faktor penilaian kamera, desain modul kamera belakang, hingga material bodi belakang yang disukai. Pengumpulan data dilakukan lewat situs resmi 91mobiles.com/id dan kanal media sosial sepanjang Agustus 2026.
Hasilnya, resolusi kamera menjadi faktor yang paling banyak dipertimbangkan. Sebanyak 48,8 persen responden menyebut resolusi yang diukur dalam satuan megapiksel alias MP sebagai faktor utama saat menilai kamera sebelum membeli perangkat baru. Angka ini jauh meninggalkan faktor-faktor lainnya.
Di posisi kedua ada kemampuan perekaman video yang dipilih 26,3 persen responden. Aspek yang masuk kategori ini antara lain dukungan perekaman 4K, slow motion, dan stabilisasi video.
Faktor berikutnya adalah ukuran sensor kamera dengan 11 persen suara, disusul jumlah dan jenis kamera belakang sebesar 6,9 persen. Fitur kecerdasan buatan atau AI pada kamera hanya dipilih 2,6 persen responden, sementara aperture atau bukaan lensa dipilih 2,4 persen. Yang cukup mengejutkan, kemampuan selfie hanya dipentingkan sekitar 2 persen responden.
Baca Juga
Survei 91mobiles: 5 Merek HP Terbesar di Indonesia 2026
Survei ini juga menanyakan preferensi desain modul kamera di punggung bodi. Desain squircle atau persegi dengan sudut melingkar plus susunan kamera diagonal ala iPhone menjadi yang paling populer dengan 74,2 persen suara. Desain lingkaran di tengah bodi yang dipakai Vivo X300 series, Oppo Find X9 Ultra, dan Xiaomi 17 Ultra menyusul dengan 21,5 persen suara.
Sebaliknya, desain vertikal ala Samsung Galaxy S26 series yang notabene rival utama iPhone 17 justru hanya disukai 2,3 persen responden. Susunan kamera vertikal seperti pada Realme 16 5G menjadi yang paling jarang dipilih dengan 2 persen suara.
Baca Juga
Vivo V80 Resmi Meluncur, Kamera Zeiss 50 MP dan Baterai 7.200 mAh
Selain kamera, responden juga ditanya soal finishing bodi belakang. Hasilnya, finishing matte menjadi pilihan teratas dengan 31,4 persen karena tidak mudah ditempeli sidik jari dan tidak licin saat digenggam. Finishing glossy menyusul dengan 21,8 persen, disusul bodi bertekstur 14,4 persen, metalik 13,3 persen, vegan leather ala HP Motorola 10,9 persen, dan gradient 8,3 persen.
Dari sisi demografi, responden terdiri dari 82 persen laki-laki dan 18 persen perempuan. Kelompok usia terbesar adalah 25-34 tahun dengan 31 persen, disusul 35-44 tahun sebesar 26 persen, 18-24 tahun 24 persen, di atas 44 tahun 16 persen, dan di bawah 18 tahun 4 persen.
Bagi konsumen, hasil survei ini bisa menjadi panduan praktis. Sebelum terpikat angka megapiksel yang besar, pastikan juga kemampuan videonya dan ukuran sensornya. Sebab kamera terbaik adalah kamera yang paling sering dipakai, bukan yang angkanya paling besar di atas kertas.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya

