Siri AI Telat Masuk Eropa, Apple Andalkan Tekanan Pengguna
OlehRedaksi Pricio

Siri AI Telat Masuk Eropa, Apple Andalkan Tekanan Pengguna
Pengguna iPhone di Uni Eropa harus menyiapkan kesabaran ekstra. Siri AI yang menjadi fitur utama iOS 27 dan iPadOS 27 belum tersedia di kawasan tersebut, padahal kedua sistem operasi itu sudah dirilis bulan lalu. Kabar buruknya, penantian ini diperkirakan masih panjang.
Prediksi itu datang dari jurnalis Bloomberg Mark Gurman yang rekam jejaknya soal bocoran Apple terbilang akurat. Menurut Gurman, Siri AI tidak akan meluncur di Uni Eropa dalam waktu dekat. Pengguna di Paris, Berlin, atau Amsterdam harus menunggu lebih lama dibanding pengguna di wilayah lain yang sudah bisa menjajal asisten baru ini.
Apple disebut ingin pelanggan menekan balik regulator
Yang menarik, Apple disebut justru ingin memanfaatkan situasi ini. Gurman menyebut perusahaan asal Cupertino itu berharap para pelanggannya yang kecewa ikut menekan balik pendekatan regulasi Uni Eropa. Logikanya terdengar berputar: menjual perangkat mahal tanpa salah satu fitur yang paling diiklankan, lalu berharap pembeli yang kecewa mendesak regulator agar Apple akhirnya memberikan fitur yang dijanjikan.
Strategi ini dinilai berisiko. Pelanggan membayar harga penuh untuk iPhone yang fiturnya timpang dibanding unit yang dijual di luar Eropa. Jika kekecewaan berubah menjadi sentimen negatif ke merek, Apple sendiri yang menanggung akibatnya.
Patokan Apple Intelligence: telat lima bulan
Sebagai gambaran, Gurman meminta publik berkaca pada pola peluncuran Apple Intelligence. Fitur AI generasi pertama Apple itu rilis global pada Oktober 2024, tetapi baru masuk Uni Eropa pada Maret 2025, selisih sekitar lima bulan. Dalam skenario terbaik, Siri AI diperkirakan mengikuti jeda yang sama.
Namun skenario terburuknya bisa jauh lebih lama. Gurman menyebut penantiannya berpotensi jauh lebih panjang dari lima bulan. Artinya, pengguna di Eropa bisa menunggu hingga pertengahan tahun depan atau lebih sebelum bisa memakai Siri AI secara resmi.
Akar masalah: aturan pasar digital Eropa
Penyebab utamanya adalah aturan pasar digital Uni Eropa yang menuntut interoperabilitas dan akses data setara bagi pihak ketiga. Apple menilai aturan tersebut memaksanya membuka teknologi intinya, termasuk pemrosesan kecerdasan buatan di perangkat. Selama belum ada titik temu dengan regulator, perusahaan memilih menahan fitur barunya ketimbang berisiko melanggar aturan.
Baca Juga
Siri AI Telat Masuk Uni Eropa, Apple Salahkan Aturan
<article-faq title="FAQ Siri AI Telat Masuk Eropa, Apple Andalkan Tekanan Pengguna" items="""[{"question": "Kapan Siri AI masuk Uni Eropa?", "answer": "Belum ada tanggal resmi. Jurnalis Bloomberg Mark Gurman menyebut Siri AI tidak akan meluncur di Uni Eropa dalam waktu dekat, dengan skenario terbaik tertunda sekitar lima bulan seperti pola Apple Intelligence, dan skenario terburuk jauh lebih lama."}, {"question": "Kenapa Siri AI belum tersedia di Uni Eropa?", "answer": "Apple menahan peluncurannya sampai ada kejelasan soal aturan pasar digital Uni Eropa, dan disebut ingin memanfaatkan kekecewaan pelanggan sebagai tekanan balik terhadap pendekatan regulasi Eropa."}, {"question": "Apa itu Siri AI di iOS 27?", "answer": "Siri AI adalah asisten suara generasi baru yang menjadi fitur utama iOS 27 dan iPadOS 27, diklaim jauh lebih pintar dan terintegrasi dengan sistem dibanding Siri versi lama."}, {"question": "Berapa lama Apple Intelligence tertunda di Eropa?", "answer": "Apple Intelligence rilis global Oktober 2024 tetapi baru masuk Uni Eropa pada Maret 2025, alias tertunda sekitar lima bulan. Pola ini dijadikan patokan prediksi penundaan Siri AI."}]""">
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya

