Pricio

Laptop Snapdragon X Bisa Main Cyberpunk 2077 Tanpa Dicas

OlehRedaksi Pricio

Laptop Snapdragon X Bisa Main Cyberpunk 2077 Tanpa Dicas

Qualcomm memamerkan kemampuan laptop berbasis Snapdragon X Series dalam sebuah demonstrasi di Snapdragon Media Event yang digelar di Jakarta pada Kamis (1/10/2026). Sorotan utamanya adalah memainkan game AAA Cyberpunk 2077 langsung di atas laptop, tanpa terhubung ke charger sama sekali.

Pengujian dipandu oleh tech reviewer Dedi Irvan. Area pasar yang ramai dipilih sebagai lokasi uji karena penuh elemen visual, mulai dari karakter NPC (non-playable character), tekstur detail, hingga efek pencahayaan. Hasilnya, game berjalan di kisaran 50-60 fps (frame per second) sehingga tampak mulus, dengan pergerakan kamera yang tetap lancar selama sesi demo berlangsung.

Yang membuat demo ini menarik, laptop yang dipakai adalah varian dasar Snapdragon X Series dan tidak dicolok ke charger. Pada umumnya laptop memangkas performa saat berjalan dengan baterai untuk menghemat daya. Demo tersebut menunjukkan chip Snapdragon X Series tetap fleksibel menopang beban kerja berat saat dipakai bepergian.

Kemampuan multitasking juga ikut dipamerkan lewat skenario gaming sambil live streaming memakai OBS Studio. Game tetap dimainkan di layar laptop, sedangkan OBS Studio dibuka bersamaan untuk menjalankan siaran langsung. Skenario ini ditujukan untuk menunjukkan kemampuan laptop Snapdragon dalam menangani dua beban kerja berbeda pada waktu yang sama. Meski begitu, laptop Snapdragon X Series sendiri tidak ditujukan sebagai laptop gaming khusus, melainkan lebih cocok untuk kebutuhan produktivitas dan penggunaan sehari-hari.

Selain game, Qualcomm juga menguji aplikasi Windows yang belum tersedia dalam versi native ARM. Senior Business Development Manager Qualcomm Indonesia Yudi mengatakan saat ini sudah ada lebih dari 7.300 aplikasi yang kompatibel dengan platform Snapdragon PC. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.950 aplikasi disebut sudah berjalan secara native di arsitektur ARM. Aplikasi yang belum memiliki versi ARM dapat dijalankan melalui emulasi Windows untuk aplikasi x86 dan x64.

Salah satu yang didemonstrasikan adalah Audacity versi 2.3.3 yang dirilis pada 2018, aplikasi x86 32-bit tanpa kode native ARM. Aplikasi tersebut tetap bisa diinstal dan digunakan untuk merekam beberapa trek audio sekaligus, dengan tampilan waveform yang tetap berjalan saat proses perekaman. Aplikasi desain seperti AutoCAD dan DraftSight juga berjalan lancar melalui emulasi Windows x64 untuk membuka dan mengedit draf, meski diakui membuat desain dari nol akan membutuhkan komputasi laptop yang lebih powerful.

Selain itu, aplikasi DaVinci Resolve digunakan untuk memperlihatkan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI). Fitur seperti Magic Mask untuk menghapus background dan Relight untuk mengubah pencahayaan dapat berjalan dengan baik. Kedua fitur ini memanfaatkan NPU yang terdapat pada chip Snapdragon.

Baca Juga

Bocoran Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra, Chipset Dimensity 9500

Redaksi PricioAuthor

Redaksi Pricio

Content Writer

Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.

Selengkapnya

Related Article