ASUS ProArt Mini PC GR1X Resmi Diperkenalkan di IFA 2026
OlehRedaksi Pricio

ASUS ProArt Mini PC GR1X Resmi Diperkenalkan di IFA 2026
ASUS memperkenalkan ProArt Mini PC GR1X, desktop ringkas dengan platform NVIDIA RTX Spark, di ajang IFA 2026, Berlin. Perangkat ini ditujukan untuk kreator, developer AI, dan gamer yang butuh komputasi AI lokal berperforma tinggi. Bentuknya seukuran telapak tangan, dengan dimensi 150 x 150 x 51 mm.
Sebelum IFA resmi dibuka, ASUS menggelar media showroom pada 2â5 September di ABION Spreebogen Waterside Hotel, Berlin. Acara ini khusus media dan mitra undangan. Pengunjung bisa mencoba perangkat secara langsung dan berdiskusi dengan tim ASUS. Area pameran dibagi menjadi tujuh zona interaktif.
Soal performa: ini bukan PC biasa
Platform RTX Spark mengombinasikan CPU NVIDIA Grace hingga 20 core dan GPU NVIDIA Blackwell RTX dengan 6.144 core. Tensor Cores generasi kelima dengan FP4 precision ikut disematkan. Semua komponen terhubung lewat interkoneksi chip-to-chip NVLink-C2C.
Kapasitas memorinya sampai 128 GB dengan bandwidth tinggi. Total performa AI diklaim mencapai 1 petaflop.
Angka itu terdengar besar. Belum ada data independen yang memverifikasi klaim performa tersebut dalam skenario penggunaan harian.
Tiga alasan ASUS mendorong AI lokal
Pendekatan AI lokal disebut ASUS punya tiga manfaat utama. Pertama, biaya cloud berbasis pay-per-use bisa ditekan. Kreator dapat menjalankan proses dengan agent AI tanpa batasan token. Cloud tetap tersedia untuk pekerjaan berskala besar.
Kedua, data pribadi tidak meninggalkan perangkat. Prompt, file, dan aset kreatif tidak perlu dikirim ke cloud. Model lokal tetap berfungsi saat perangkat offline.
Ketiga, pengguna bisa menyesuaikan model AI dengan kebutuhan spesifik. Model dipilih sesuai tugas, perilakunya disesuaikan lewat prompt, lalu dilengkapi tool tambahan. Ekosistem CUDA memungkinkan aplikasi kreator dan model AI berjalan lokal dengan akselerasi RTX.
Perangkat lunak pendukung: MuseTree, StoryCube, dan ComfyUI
ASUS melengkapi GR1X dengan aplikasi MuseTree untuk generative AI lokal. MuseTree mengintegrasikan model gambar FLUX dan WAN. Prosesnya berjalan di perangkat tanpa token cloud.
Ada juga StoryCube untuk manajemen aset media. Aplikasi ini memakai AI mengenali adegan dan mengatur media di Windows.
ASUS membawa konsep Agentic AI ke ComfyUI, platform workflow generative AI open-source. Dalam demo di IFA, agent AI membantu proses generasi, pengeditan, dan pengelolaan aset. Salah satu contohnya adalah interaksi antara Zenni Claw dan MuseTree.
Desain dan sistem pendingin
GR1X dirancang untuk menjalankan rendering 3D, pembuatan konten, hingga pengembangan AI lokal secara terus-menerus. Sistem pendinginnya memakai dual-fan dengan 218 bilah kipas. Area cakupan termal diklaim 1,6 kali lebih luas dengan tujuh tingkat pengaturan kipas.
ASUS menargetkan performa tinggi dengan tingkat kebisingan rendah. Klaim semacam ini selalu perlu diuji di ruangan nyata, bukan ruang demo yang terkontrol.
ASUS belum mengumumkan harga maupun ketersediaan ProArt GR1X di pasar global. Informasi tersebut masih belum dikonfirmasi hingga artikel ini ditulis.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya

