Axioo Pongo 775
Kelebihan
- Layar Axioo Pongo 775 berukuran 16 inci dengan refresh rate 180 Hz, sedangkan NEC LAVIE BT53C berukuran 13 inci dengan refresh rate 60 Hz.
- Axioo Pongo 775 memiliki kapasitas RAM 16 GB bertipe DDR5 dengan dukungan maksimum hingga 64 GB, sementara NEC LAVIE BT53C memakai LPDDR5X 16 GB dengan maksimum 32 GB.
- Axioo Pongo 775 menyediakan RJ-45 Gigabit LAN dan HDMI 1.4b, sedangkan kedua port tersebut tidak tercantum pada data NEC LAVIE BT53C.
- Axioo Pongo 775 memiliki tiga port USB-A (USB 2.0, USB 3.2 Gen 1, USB 3.2 Gen 2), sedangkan NEC LAVIE BT53C tidak memiliki port USB-A.
- Axioo Pongo 775 membawa prosesor Intel Core i7-13620H 10 core generasi 13, sedangkan NEC LAVIE BT53C memakai Intel Core Ultra 7 Series 3 dengan 8 core.
- Axioo Pongo 775 memiliki kapasitas penyimpanan 512 GB, dua kali lipat dari NEC LAVIE BT53C yang berkapasitas 256 GB.
Kekurangan
- Harga Axioo Pongo 775 tertera 0.00 IDR sehingga tidak dapat dibandingkan secara harga dengan NEC LAVIE BT53C yang dibanderol 38.000.000 IDR.
- Axioo Pongo 775 memiliki bobot 2350 gram, sedangkan bobot NEC LAVIE BT53C tidak tercantum untuk dibandingkan.
- Refresh rate layar Axioo Pongo 775 180 Hz dengan resolusi 2560 x 1600, sedangkan NEC LAVIE BT53C memiliki resolusi lebih tinggi 2880 x 1920 meski refresh rate 60 Hz.
- Axioo Pongo 775 menggunakan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3, sedangkan NEC LAVIE BT53C sudah Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
- Masa garansi Axioo Pongo 775 adalah 3 tahun, sedangkan NEC LAVIE BT53C memiliki garansi 1 tahun dengan tipe onsite.
- Axioo Pongo 775 berjalan pada Windows 11, sedangkan NEC LAVIE BT53C pada Windows 11 Pro.











