Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge: Mana yang Lebih Worth It?
OlehRedaksi Pricio

Overview
- ❯Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge: Mana yang Lebih Worth It?
- ❯Ringkasan Cepat: Siapa Menang di Tiap Kategori
- ❯Perbandingan Harga Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge
- ❯Performa dan Chipset
- ❯Layar dan Pengalaman Visual
- ❯Kamera
- ❯Baterai dan Pengisian Daya
- ❯Konektivitas dan Audio
- ❯Tabel Perbandingan Spesifikasi Infinix XPAD 20 Pro vs Infinix XPAD Edge
- ❯Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?
- ❯Penutup
Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge: Mana yang Lebih Worth It?
Segmen tablet Android 2 sampai 5 jutaan di Indonesia makin padat, dan Infinix termasuk merek yang paling agresif mengisinya. Dua nama yang paling sering muncul di daftar pertimbangan calon pembeli adalah Infinix XPAD 20 Pro dan Infinix XPAD Edge. XPAD 20 Pro diperkenalkan pada September 2025 dan mulai dijual resmi di Indonesia pada Oktober 2025, sementara XPAD Edge meluncur November 2025 dan masuk pasar Indonesia pada awal 2026.
Sekilas keduanya terlihat sekelas. Keduanya membawa RAM 8 GB, baterai 8.000 mAh dengan pengisian 18 W, panel IPS LCD 90Hz, slot microSDXC terdedikasi, koneksi 4G LTE, serta sudah menjalankan Android 15 dengan antarmuka XOS. Perbedaan nyata baru muncul saat masuk ke ukuran layar, konfigurasi chipset, kamera depan, dan kelengkapan paket penjualan.
Perbandingan Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge berikut mengurai beda keduanya per komponen, dari harga sampai pengalaman pemakaian harian, supaya kamu tidak salah pilih hanya karena melihat angka seri yang lebih besar.
Ringkasan Cepat: Siapa Menang di Tiap Kategori
| Kategori | Pemenang | Alasan Singkat |
|---|---|---|
| Harga | Infinix XPAD 20 Pro | Mulai IDR 2.649.000 vs IDR 4.499.000 |
| Performa | Nyaris seimbang | Helio G100 Ultimate (2x2,2 GHz A76) vs Snapdragon 685 (4x2,8 GHz A73) |
| RAM dan Penyimpanan | Infinix XPAD Edge | 256 GB standar plus microSD sampai 2 TB |
| Layar | Infinix XPAD Edge | 13,2 inci 2.400 x 1.600 (3:2, 219 ppi) vs 12 inci 2.000 x 1.200 (5:3, 194 ppi) |
| Kamera | Infinix XPAD Edge | Kamera depan 8 MP vs 5 MP; video 20 Pro sampai 1440p |
| Baterai | Seri | Sama-sama 8.000 mAh dengan pengisian 18 W |
| Konektivitas | Seri | 4G LTE, Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.2, tanpa NFC |
| Audio | Seri | Quad speaker dengan DTS di keduanya |
| Desain | Bervariasi | Edge lebih tipis 6,19 mm, 20 Pro lebih ringan 545 gram |
Perbandingan Harga Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge
Ini titik paling menentukan. Infinix XPAD 20 Pro berdiri di IDR 2.649.000 untuk varian 8GB/128GB dan IDR 2.849.000 untuk varian 8GB/256GB. Harga normalnya tercatat IDR 2.799.000 dan IDR 2.999.000, jadi ada potongan harga flash sale di kanal online resmi. Pembelian baru juga dibarengi bonus kuota Smartfren hingga 70 GB, dan tablet ini tersedia dalam warna Mist Blue serta Titanium Grey.
Infinix XPAD Edge dibanderol IDR 4.499.000 untuk varian 8GB/256GB, dengan harga normal IDR 4.599.000. Paket penjualannya sudah termasuk X Keyboard 20 snap-on magnetic, jadi sebagian selisih harga memang dipakai untuk aksesori yang biasanya dijual terpisah. Warna yang tersedia hanya Celestial Ink, dan pembelian baru mendapat bundling kuota utama Smartfren hingga 48 GB.
Kalau dibandingkan varian setara 8GB/256GB, selisihnya mencapai Rp1.650.000, artinya XPAD Edge sekitar 58 persen lebih mahal dari XPAD 20 Pro. Pertanyaannya tentu bukan sekadar siapa yang lebih murah, tetapi apakah tambahan layar lebih besar, kamera depan lebih tinggi, dan bundle keyboard itu sepadan untuk kebutuhanmu.
Performa dan Chipset
Infinix XPAD 20 Pro memakai MediaTek Helio G100 Ultimate (6 nm) dengan konfigurasi CPU octa-core 2x2,2 GHz Cortex-A76 + 6x2,0 GHz Cortex-A55 dan GPU Mali-G57 MC2. Paket memorinya RAM 8 GB LPDDR4X dengan virtual RAM sampai 8 GB, dipasangkan penyimpanan 128 GB atau 256 GB UFS 2.2.
Infinix XPAD Edge memilih jalur Qualcomm lewat Snapdragon 685 (6 nm) bertipe SM6225-AD, dengan CPU octa-core 4x2,8 GHz Cortex-A73 + 4x1,9 GHz Cortex-A53 dan GPU Adreno 610. RAM-nya sama-sama 8 GB LPDDR4X, tetapi penyimpanannya langsung 256 GB UFS 2.2 tanpa opsi lebih kecil.
Dibaca dari konfigurasi, keduanya bertarung di kelas yang sama dengan karakter berbeda. XPAD 20 Pro memakai inti Cortex-A76 yang generasi lebih baru, sedangkan XPAD Edge menawarkan empat inti besar dengan clock lebih tinggi sampai 2,8 GHz. Untuk aplikasi produktivitas, membuka banyak tab browser, dan multitasking dengan split screen, keduanya masih nyaman. Di game seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, kamu perlu menurunkan setelan grafis ke medium, karena dua chipset ini memang bukan kelas gaming.
Yang perlu digarisbawahi, keduanya sama-sama hanya mendukung jaringan 4G LTE. Jadi kalau kamu mencari tablet dengan 5G, dua perangkat ini bukan pilihannya.
Baca Juga
Infinix XPAD 20 vs XPAD 30E: Mana Tablet Sejutaan yang Lebih Worth It?
Layar dan Pengalaman Visual
Ukuran layar adalah pembeda paling kasat mata. XPAD 20 Pro membawa panel 12 inci IPS LCD beresolusi 1.200 x 2.000 piksel dengan rasio 5:3 dan kerapatan sekitar 194 ppi. XPAD Edge naik ke 13,2 inci dengan resolusi 1.600 x 2.400 piksel (dipasarkan sebagai 2.4K), rasio 3:2, dan kerapatan sekitar 219 ppi yang sedikit lebih tajam.
Keduanya sama-sama 90Hz dengan kecerahan 450 nits, jadi animasi dan scrolling terasa setara. Sertifikasi kenyamanan mata juga tidak ketinggalan: XPAD 20 Pro mencantumkan TUV Rheinland Low Blue Light dan Flicker Free dengan rasio screen-to-body sekitar 86 persen, sementara XPAD Edge menambahkan proteksi layar Panda MN228 di atas sertifikasi serupa.
Praktisnya, rasio 3:2 di XPAD Edge lebih ramah untuk membaca dokumen PDF, membuka spreadsheet, dan mengetik dengan keyboard eksternal karena area vertikalnya lebih lega. Rasio 5:3 di XPAD 20 Pro justru terasa lebih pas untuk menonton video, sebab bidang hitam di atas dan bawah layar lebih tipis. Kalau tablet ini akan sering dipakai sebagai pengganti laptop ringan, layar 13,2 inci XPAD Edge memberi ruang kerja yang lebih luas.
Kamera
Kamera jarang jadi alasan orang membeli tablet, tetapi tetap berguna untuk scan dokumen dan video call. Infinix XPAD 20 Pro membawa kamera belakang 8 MP f/2.0 dengan autofocus, ditemani LED flash dan mode panorama, serta mampu merekam video sampai 1440p 30 fps. Kamera depannya 5 MP f/2.0 dengan kemampuan video yang sama.
Infinix XPAD Edge juga memakai kamera belakang 8 MP f/2.0, tetapi tanpa autofocus dan flash di tabel spesifikasinya, dengan video maksimal 1080p 30 fps. Justru di sisi depan XPAD Edge lebih unggul lewat kamera 8 MP f/2.0, lebih tinggi dari 5 MP milik XPAD 20 Pro.
Bagi kamu yang sering rapat daring atau membuat konten sederhana, kamera depan 8 MP XPAD Edge memberi hasil yang lebih jelas. Sebaliknya, kalau butuh memotret dokumen dengan fokus dekat, autofocus dan flash di XPAD 20 Pro lebih membantu.
Baterai dan Pengisian Daya
Di sektor ini keduanya nyaris kembar. Infinix XPAD 20 Pro dan Infinix XPAD Edge sama-sama memakai baterai Li-Po 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 18 W. Artinya tidak ada yang benar-benar unggul dari sisi kapasitas maupun kecepatan isi ulang.
Yang berbeda adalah layarnya. XPAD Edge punya bidang tampilan 13,2 inci yang lebih luas dibanding 12 inci pada XPAD 20 Pro, sehingga pada tingkat kecerahan yang sama ia cenderung menarik daya sedikit lebih besar. Untuk pemakaian campuran seperti streaming, belajar, dan bekerja, keduanya tetap termasuk tablet yang jarang minta diisi ulang di tengah hari. Dengan charger 18 W, pengisian penuh dari kondisi kosong sama-sama butuh waktu yang tidak singkat, jadi biasakan mengisi daya saat tablet tidak dipakai.
Konektivitas dan Audio
Keduanya berdiri di kelas yang sama: jaringan GSM, HSPA, dan LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dual-band, Bluetooth 5.2 dengan A2DP dan LE, serta USB Type-C 2.0 dengan OTG. NFC tidak tersedia di kedua tablet, dan keduanya juga tidak menyediakan jack audio 3,5 mm, jadi headset kabel perlu adaptor atau pilih headset nirkabel.
Untuk SIM, XPAD 20 Pro memakai Nano-SIM, sedangkan XPAD Edge mencantumkan Nano-SIM tunggal. XPAD Edge menambahkan Wi-Fi Direct yang praktis untuk kirim file langsung antar perangkat tanpa router.
Dari sisi audio, XPAD 20 Pro dan XPAD Edge sama-sama mengandalkan quad speaker dengan DTS. Kombinasi ini membuat suara film dan musik terdengar lebih mengisi ruangan dibanding tablet dengan dua speaker saja.
Fitur produktivitas juga lengkap di keduanya. XPAD 20 Pro membawa Phone Cast, Shared Clipboard, dan Split Screen untuk memindahkan pekerjaan dari HP. XPAD Edge menambahkan mode Extend atau Duplicate ke layar PC secara nirkabel, Universal Clipboard, WPS Office yang sudah terpasang, AI Screen Recognition, Hi Translation, Parental Control, serta Infinix Learning Center untuk kebutuhan belajar. Bundling X Keyboard 20 membuatnya langsung siap dipakai mengetik tanpa beli aksesori tambahan, sedangkan stylus X Pencil 20 dijual terpisah.
Tabel Perbandingan Spesifikasi Infinix XPAD 20 Pro vs Infinix XPAD Edge
| Spesifikasi | Infinix XPAD 20 Pro | Infinix XPAD Edge |
|---|---|---|
| Harga | IDR 2.649.000 (8/128), IDR 2.849.000 (8/256) | IDR 4.499.000 (8/256) |
| Tanggal Rilis | September 2025, jual di Indonesia Oktober 2025 | November 2025, jual di Indonesia awal 2026 |
| Layar | IPS LCD 12 inci, 1.200 x 2.000, 5:3, 194 ppi, 90Hz, 450 nits | IPS LCD 13,2 inci, 1.600 x 2.400, 3:2, 219 ppi, 90Hz, 450 nits |
| Chipset | MediaTek Helio G100 Ultimate (6 nm) | Qualcomm Snapdragon 685 (6 nm) |
| CPU | 2x2,2 GHz Cortex-A76 + 6x2,0 GHz Cortex-A55 | 4x2,8 GHz Cortex-A73 + 4x1,9 GHz Cortex-A53 |
| GPU | Mali-G57 MC2 | Adreno 610 |
| RAM | 8 GB LPDDR4X, virtual RAM sampai 8 GB | 8 GB LPDDR4X, virtual RAM sampai 8 GB |
| Penyimpanan | 128 GB atau 256 GB UFS 2.2 | 256 GB UFS 2.2 |
| Kamera Belakang | 8 MP f/2.0 autofocus, LED flash, panorama | 8 MP f/2.0 |
| Kamera Depan | 5 MP f/2.0 | 8 MP f/2.0 |
| Video | 1440p 30 fps, 1080p 30 fps | 1080p 30 fps, 720p 30 fps |
| Baterai | 8.000 mAh Li-Po, 18 W | 8.000 mAh Li-Po, 18 W |
| Spesifikasi | Infinix XPAD 20 Pro | Infinix XPAD Edge |
|---|---|---|
| Jaringan | GSM / HSPA / LTE | GSM / HSPA / LTE |
| SIM | Nano-SIM | Nano-SIM tunggal |
| Wi-Fi | 802.11 a/b/g/n/ac dual-band | 802.11 a/b/g/n/ac dual-band, Wi-Fi Direct |
| Bluetooth | 5.2, A2DP, LE | 5.2, A2DP, LE |
| NFC | Tidak | Tidak |
| USB | Type-C 2.0 dengan OTG | Type-C 2.0 dengan OTG |
| Jack 3,5 mm | Tidak | Tidak |
| Speaker | Quad speaker dengan DTS | Quad speaker dengan DTS |
| microSD | Ada, slot terdedikasi | Ada, slot terdedikasi sampai 2 TB |
| Dimensi | 278,6 x 173,6 x 6,6 mm | 298,36 x 202,59 x 6,19 mm |
| Bobot | 545 gram | 588 gram |
| Sistem Operasi | Android 15 dengan XOS | Android 15 dengan XOS |
Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?
Pilih Infinix XPAD 20 Pro kalau anggaranmu di kisaran 2,6 sampai 3 juta rupiah dan kamu mencari tablet keluarga untuk nonton, belajar, dan pekerjaan ringan. Layar 12 inci 90Hz, RAM 8 GB, baterai 8.000 mAh, dan quad speaker sudah lengkap di harganya, plus autofocus pada kamera belakang memudahkan scan dokumen.
Pilih Infinix XPAD Edge kalau kamu butuh kanvas kerja yang lebih luas dan paket siap produktivitas. Layar 13,2 inci rasio 3:2 memberi ruang vertikal lebih banyak untuk dokumen, penyimpanan 256 GB sudah standar, kamera depan 8 MP lebih nyaman untuk rapat daring, dan X Keyboard 20 sudah termasuk dalam kotak penjualan.
| Kebutuhan Utama | Rekomendasi | Pertimbangan |
|---|---|---|
| Anggaran paling hemat | Infinix XPAD 20 Pro | Mulai IDR 2.649.000, selisih sampai Rp1,65 juta |
| Kerja dokumen dan keyboard | Infinix XPAD Edge | Layar 13,2 inci rasio 3:2 plus X Keyboard 20 |
| Video call dan rapat daring | Infinix XPAD Edge | Kamera depan 8 MP vs 5 MP |
| Nonton film dan video | Infinix XPAD 20 Pro | Rasio 5:3 lebih pas untuk konten 16:9 |
| Rekam video lebih tajam | Infinix XPAD 20 Pro | Video sampai 1440p 30 fps |
| Simpan banyak file offline | Infinix XPAD Edge | 256 GB standar, microSD sampai 2 TB |
| Bobot sering dibawa jalan | Infinix XPAD 20 Pro | 545 gram vs 588 gram |
Penutup
Dua tablet ini mengisi kantong harga yang berbeda, jadi tidak sepenuhnya bersaing langsung. Infinix XPAD 20 Pro adalah pilihan paling rasional kalau harga jadi pertimbangan utama: untuk sekitar Rp2,65 juta kamu sudah dapat layar 12 inci 90Hz, RAM 8 GB, baterai 8.000 mAh, quad speaker, dan kamera belakang ber-autofocus. Menariknya, chipset Helio G100 Ultimate dengan inti Cortex-A76 juga bukan paket yang lebih lemah dibanding Snapdragon 685 di tablet yang lebih mahal.
Infinix XPAD Edge baru masuk hitungan kalau kamu memang membutuhkan layar 13,2 inci rasio 3:2 dan paket keyboard. Tambahan Rp1,65 juta itu dibayar untuk kanvas kerja lebih luas, penyimpanan 256 GB standar, kamera depan 8 MP, bodi lebih tipis 6,19 mm, dan X Keyboard 20 yang langsung bisa dipakai. Kalau kebutuhanmu sebatas konsumsi konten dan pekerjaan ringan, selisih harga sebesar itu sulit dibenarkan, tetapi untuk pemakaian produktif harian, XPAD Edge menawarkan pengalaman yang lebih lapang.
Baca Juga
OPPO Pad SE vs HONOR Pad X8b: Mana Tablet 3 Jutaan Terbaik?
FAQ Infinix XPAD 20 Pro vs XPAD Edge: Mana yang Lebih Worth It?
Mana yang lebih bagus, Infinix XPAD 20 Pro atau Infinix XPAD Edge?
XPAD Edge unggul di layar 13,2 inci rasio 3:2, kamera depan 8 MP, penyimpanan 256 GB standar, dan sudah termasuk X Keyboard 20. XPAD 20 Pro unggul di harga yang lebih murah sampai Rp1,65 juta, video 1440p 30 fps, serta kamera belakang dengan autofocus dan flash.
Apakah XPAD Edge yang lebih baru dan lebih mahal pasti lebih baik?
Tidak otomatis. Keduanya masih di kelas chipset menengah 4G: XPAD 20 Pro memakai Helio G100 Ultimate dengan inti Cortex-A76 yang lebih baru, sedangkan XPAD Edge memakai Snapdragon 685 dengan empat inti Cortex-A73 berclock sampai 2,8 GHz. Baterai dan refresh rate layarnya juga sama-sama 8.000 mAh dan 90Hz.
Berapa selisih harga Infinix XPAD 20 Pro dan XPAD Edge?
Untuk varian setara 8GB/256GB, XPAD 20 Pro dijual IDR 2.849.000 dan XPAD Edge IDR 4.499.000. Selisihnya Rp1.650.000 atau sekitar 58 persen lebih mahal untuk XPAD Edge.
Mana yang layarnya lebih nyaman untuk kerja dan membaca dokumen?
XPAD Edge dengan 13,2 inci rasio 3:2 memberi area vertikal lebih lega untuk dokumen PDF, spreadsheet, dan mengetik. XPAD 20 Pro dengan 12 inci rasio 5:3 justru lebih pas untuk menonton video karena bagian hitam di atas dan bawah layar lebih tipis.
Apakah baterai keduanya sama awet?
Kapasitas dan pengisian dayanya identik, yaitu 8.000 mAh Li-Po dengan charger 18 W. Layar XPAD Edge yang lebih luas membuat konsumsi dayanya cenderung sedikit lebih besar pada tingkat kecerahan yang sama, tetapi keduanya tetap tahan untuk pemakaian campuran seharian.
Apakah kedua tablet ini mendukung kartu SIM dan jaringan 4G?
Ya. XPAD 20 Pro memakai Nano-SIM dan XPAD Edge Nano-SIM tunggal, keduanya mendukung GSM, HSPA, dan LTE. Tidak ada dukungan 5G maupun NFC di dua perangkat ini.
Apakah penyimpanan kedua tablet bisa ditambah dengan microSD?
Bisa. Keduanya punya slot microSDXC terdedikasi sehingga slot SIM tidak perlu dikorbankan. XPAD 20 Pro mendukung kartu memori hingga 1 TB, sedangkan XPAD Edge hingga 2 TB.
AuthorRedaksi Pricio
Content Writer
Penulis spesialis gadget & IT yang menguji smartphone dan teknologi terkini. Menganalisis performa, spesifikasi, dan value produk secara objektif dengan bahasa mudah dipahami. Selalu update tren industri untuk konten kredibel dan edukatif pecinta tech. Aktif membagikan review mendalam di Instagram dan media tech nasional.
Selengkapnya

