itel A200 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp1,4 Jutaan
OlehBangkit Manalu

Harga resmi itel A200: Rp1,4–1,6 jutaan, bukan Rp2,6 jutaan
itel A200 resmi mulai dijual di Indonesia pada 6 Juni 2026. Harganya jauh dari angka yang beredar sebelumnya. Harga resmi untuk varian 3 GB + 128 GB adalah Rp1.499.000, sedangkan varian 4 GB + 64 GB dibanderol Rp1.599.000. Sebelumnya, harga sementara di marketplace menampilkan angka Rp2,6 jutaan yang ternyata hanya placeholder. Praktik ini umum terjadi ketika toko resmi mendaftarkan produk sebelum peluncuran. Namun, angka yang dipilih itel terlihat realistis, sehingga mudah disalahartikan sebagai harga jual.
Dua varian RAM dan storage, masing-masing ada kompromi
itel menawarkan dua pilihan yang tidak lazim. Varian 3 GB + 128 GB mengutamakan penyimpanan besar. Varian 4 GB + 64 GB memberi RAM lebih untuk multitasking, namun storage terbatas dan lebih mahal Rp100.000. Tidak ada varian yang menggabungkan RAM besar dan storage besar. itel tampak sengaja memisahkan keunggulan tersebut ke dua produk berbeda.
Baca Juga
itel Zeno 100 Resmi Dirilis, Ponsel Tangguh dengan Sertifikasi Militer
Spesifikasi: layar 120 Hz, baterai besar, dan sertifikasi ketahanan
itel A200 menggunakan layar LCD 6,75 inci HD+ 120 Hz. Prosesornya UNISOC T7250 fabrikasi 12 nm. Kamera utama 13 MP. Baterai 5.000 mAh dengan pengisian 15 W via USB-C. Ponsel ini bersertifikat IP65 (tahan debu dan percikan air) serta MIL-STD 810H (tahan guncangan). Sistem operasinya Android 15 Go edition dengan antarmuka itel OS 15.1.2. Konektivitas mencakup 4G LTE, WiFi, Bluetooth 5.0, dan jack audio 3,5 mm. Tidak ada sensor sidik jari. Giroskop yang tersedia hanya versi virtual. Belum ada kejelasan soal jadwal pembaruan OS. Sertifikasi ketahanan MIL-STD 810H memang jarang di kelas harga ini, namun belum ada data independen yang memverifikasi klaim tersebut.
Catatan: absennya sensor sidik jari dan ketidakjelasan update OS
Dengan harga di bawah Rp1,6 juta, itel A200 menawarkan spesifikasi yang masuk akal. Layar 120 Hz dan baterai 5.000 mAh menjadi daya tarik. Namun, absennya sensor sidik jari dan belum adanya kepastian pembaruan sistem operasi menjadi kekurangan. Hal ini perlu dipertimbangkan oleh calon pembeli yang menginginkan ponsel tahan lama.
AuthorBangkit Manalu
Content Writer
penulis yang mengulas berbagai gadget dan inovasi teknologi terbaru. Berkomitmen memberikan informasi yang aktual, objektif, dan relevan bagi pembaca.
Selengkapnya

