Harga MacBook Neo Naik 100 Dolar AS
OlehBangkit Manalu

Harga baru MacBook Neo: naik 100 dolar AS
Apple resmi menaikkan harga MacBook Neo. Kenaikan sebesar 100 dolar AS berlaku untuk semua varian. Langkah ini mengikuti peringatan CEO Apple Tim Cook beberapa waktu lalu tentang kenaikan biaya produksi.
Varian termurah MacBook Neo dengan penyimpanan 256 GB kini dibanderol 699 dolar AS (sekitar Rp12,6 juta). Sebelumnya harganya 599 dolar AS (Rp10,8 juta). Model 512 GB juga naik dengan besaran yang sama.
Situasi di Indonesia: stok kosong, harga baru belum diperbarui
Berdasarkan pantauan 91mobiles Indonesia pada 26 Juni 2026, authorized reseller Apple seperti iBox, DigiMap, dan Blibli belum menampilkan harga baru. Ketiganya juga tidak memiliki stok MacBook Neo, baik versi 256 GB maupun 512 GB.
Ada kemungkinan stok baru yang tiba nantinya akan mengikuti harga global. Kenaikan harga Apple bersifat global, meskipun besarannya tergantung nilai tukar setempat.
Baca Juga
Apple Rilis MacBook Air & Pro M5, Pro, Max: Spesifikasi & Harga
Alasan kenaikan: kelangkaan RAM dan storage
Tim Cook sebelumnya menyebut pihaknya tidak bisa menahan kenaikan ongkos produksi. Penyebabnya adalah krisis kelangkaan komponen memori, yakni RAM dan storage. Komponen ini langka karena banyak diborong penyedia data center untuk layanan AI. Belum ada data independen yang memverifikasi klaim kelangkaan tersebut.
Perbandingan dengan MacBook Air M5
Meskipun naik, MacBook Neo tetap menjadi laptop termurah Apple. Bandrolnya masih di bawah MacBook Air M5 yang juga naik dari 1.099 dolar AS (Rp19,7 juta) menjadi 1.299 dolar AS (Rp23,3 juta).
AuthorBangkit Manalu
Content Writer
penulis yang mengulas berbagai gadget dan inovasi teknologi terbaru. Berkomitmen memberikan informasi yang aktual, objektif, dan relevan bagi pembaca.
Selengkapnya

